Kelas 6, Tema 8, Subtema 2, Pembelajaran 3

Ada Dua, Ada Empat_ Mungkin kamu pernah bertanya-tanya di dalam hati, mengapa di Indonesia hanya ada musim hujan dan musim kemarau? Tidak seperti yang terjadi di negara-negara belahan Bumi utara atau selatan, yang memiliki empat musim. Keempat musim tersebut adalah musim dingin, semi, gugur, dan panas. Di sana ada musim dingin saat Bumi diselimuti salju seputih kapas. Pada musim semi bunga-bunga bermekaran dengan indahnya.

Musim gugur, saat daun-daun berwarna cokelat keemasan akan berguguran melepaskan diri dari batangnya. Ada pula musim panas, saat jangka waktu siang hari berlangsung sangat lama dan malam hari bahkan dapat berlangsung hanya selama 4-5 jam saja. Ternyata, perbedaan musim itu terjadi karena poros rotasi Bumi mengalami kemiringan dalam perjalanannya saat mendekati dan menjauhi Matahari selama sepanjang tahun. Pada bulan Desember, saat poros di belahan Bumi bagian utara mengalami kemiringan terjauh dari Matahari, maka pada saat yang sama belahan Bumi itu paling sedikit mendapatkan sinar Matahari, sehingga terjadilah apa yang kita kenal sebagai musim dingin.

Di sisi belahan Bumi bagian selatan, pada waktu yang bersamaan, terjadi hal sebaliknya. Musim panas berlangsung karena kemiringan poros Bumi berada pada posisi terdekat dengan Matahari, sehingga belahan Bumi itu mendapatkan sinar Matahari paling banyak.

Sementara itu, pada bagian ’tengah’ poros Bumi, yaitu bagian yang dekat dengan garis ekuator, poros tidak terlalu mengalami kemiringan, sehingga banyaknya sinar Matahari juga cenderung stabil sepanjang tahun. Pada bagian Bumi ini, arah dan kecepatan anginlah yang berperan mempengaruhi musim. Angin terjadi karena perbedaan tekanan udara.

Dua … ataupun empat musim adalah sama-sama karunia Tuhan Yang Maha Esa. Semuanya harus kita syukuri, karena masing-masing menjadikan tempat-tempat di muka Bumi ini sempurna dengan ciri khasnya masing-masing.

Berdasarkan teks di atas jawablah pertanyaan berikut!
1. Mengapa terjadi perbedaan musim di Bumi?
Perbedaan musim itu terjadi karena poros rotasi Bumi mengalami kemiringan dalam perjalanannya saat mendekati dan menjauhi Matahari selama sepanjang tahun.
2. Apa yang menyebabkan terjadinya musim hujan dan musim kemarau?
Perubahan musim di Indonesia terjadi karena adanya perbedaan pergerakan angin untuk wilayah-wilayah tertentu. Pola pergerakan angin muson (angin musim) adalah; Pola angin musim terjadi karena adanya pergeseran matahari antara 23 September - 20 Maret berada di Belahan Bumi Utara (BBU) dan antara 21 Maret sampai dengan 22 September berada di Belahan Bumi Selatan (BBS). 
Ayo Cari Tahu

Wilayah yang terletak pada garis tengah Bumi disebut wilayah ekuator. Ekuator adalah garis khayal yang mengelilingi bagian tengah Bumi. Wilayah ini tidak memiliki banyak musim seperti di belahan Bumi utara dan selatan. Karena terus-menerus menerima sinar Matahari, maka wilayah ini hanya mengalami 2 musim. Jika dalam beberapa Bulan curah hujan banyak, saat itulah terjadi musim hujan. Sebaliknya, saat beberapa bulan lainnya curah hujan sedikit disebut musim kemarau.

Ayo Ceritakan
Tulislah sebuah penjelasan terperinci mengenai perbedaan musim yang ada di Bumi. Gunakan kosa kata baku dan tanda baca yang tepat!

Daerah di sekitar khatulistiwa yang terletak pada 23,5 LU – 23,5 LS disebut dengan daerah tropis yang beriklim tropis. Pada daerah beriklim tropis hanya mengenal dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Berbeda dengan daerah atau wilayah yang jauh dari garis khatulistiwa dimana pada daerah itu mengalami lebih banyak musim yaitu musim panas (summer), musim gugur (autumn), musim dingin (winter), dan musim semi (spring). 

Pergantian musim di bumi dipengaruhi oleh revolusi bumi. Revolusi bumi adalah peristiwa berputarnya bumi mengelilingi matahari menurut lintasannya yang berbentuk lonjong. Belahan bumi utara dan selatan mengalami 4 musim seperti yang telah disebutkan di awal yaitu musim semi (spring), musim panas (summer), musim gugur (autumn), dan musim dingin (winter). Mengapa demikian?

Setiap tanggal 21 Maret, belahan bumi utara dan selatan mendapatkan penyinaran matahari dalam jumlah yang sebanding. Matahari tampak mulai bergerak ke utara. Daerah di belahan bumi utara mulai mendapatkan penyinaran matahari lebih banyak. Pada saat ini daerah di belahan bumi utara mulai memasuki musi semi. Sebaliknya, daerah di belahan bumi selatan mulai menerima penyinaran matahari yang makin sedikit. Saat ini daerah terebut memasuki musim gugur. Musim ini berlangsung hingga tanggal 21 Juni.

Pada tanggal 21 Juli, matahari mulai berada di kedudukan paling utara dan mulai bergerak ke bagian selatan. Belahan bumi utara mulai memperoleh penyinaran matahari yang makin berkurang. Pada saat ini bagian bumi utara mulai memasuki musim panas. Sebaliknya, daerah di belahan bumi selatan mulai menerima penyinaran matahari yang bertambah. Saat ini daerah tersebut mulai memasuki musim dingin. Musim dingin ini berlangsung hingga tanggal 23 September.

Pada tanggal 23 September matahari kembali mencapai khatulistiwa dan mulai bergerak ke belahan selatan. Sinar matahari di bagian bumi utara terus berkurang dan di belahan bumi selatan semakin bertambah. Saat tersebut bagian bumi utara memasuki musim gugur. Sebaliknya, bagian bumi selatan mengalami musim semi. Musim ini berlangsung hingga tanggal 22 Desember.

Pada tanggal 22 Desember matahari berada pada kedudukan paling selatan dan sekarang mulai bergerak ke utara. Daerah di bagian bumi utara mulai memperoleh penyinaran matahari yang bertambah. Sebaliknya, daerah di bagian bumi selatan mulai mendapatkan penyinaran matahari yang berkurang. Saat ini bagian bumi utara memasuki musim dingin dan bagian bumi selatan memasuki musim panas. Musim ini berlangsung hingga tanggal 21 Maret tahun berikutnya.

Ayo Menulis
Tentunya kamu pernah merasakan suasana pada musim hujan atau panas, bukan? Bayangkan jika kamu berada di salah satu musim itu. Pilihlah sebuah musim. Buatlah sebuah tulisan yang menjelaskan tentang musim pilihanmu itu!

Dalam tulisanmu harus berisi tentang;
  1. kondisi lingkungan, 
  2. kegiatan yang biasa dilakukan, 
  3. pakaian yang dikenakan, dan 
  4. makanan yang biasa dikonsumsi saat musim itu terjadi. 
Tulisanmu harus memperhatikan pemilihan kata dan kalimat yang efektif dan sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang benar!

Musim Hujan
Musim hujan adalah musim dimana curah hujan di suatu wilayah meningkat dalam jangka waktu tertentu secara tetap. Indonesia merupakan negara beriklim Tropis. Di daerah tropis, musim hujan sangat dipengaruhi oleh pergerakan semu tahunan matahari. Musim hujan di Indonesia terjadi pada bulan Oktober sampai April. Musim hujan di Indonensia disebabkan oleh hembusan Angin Muson Barat yang bertiup dari Benua Asia yang bertekanan maksimum ke Benua Australia yeng bertekanan minimum.

Seperti disebutkan di awal bahwa saat musim hujan, curah hujan di wilayah tersebut meningkat, dan pada saat itu biasanya udara terasa dingin. Hujan yang terus menerus mengguyur bahkan bisa dari pagi hingga malam terkadang menjadi rutinitas yang mau tidak mau harus kita hadapi. 

Setiap musim hujan mulai datang maka kita butuh beberapa persiapan khusus. Seperti menjaga kesehatan agar tetap bisa melakukan aktivitas sehari-hari serta pakaian berbahan tebal untuk menjaga suhu tubuh tetap hangat. Bagi yang beraktivitas di luar menggunakan sepeda motor sebaiknya selalu membawa jas hujan. Selain itu, tidak kalah penting adalah menjaga asupan makanan agar daya tahan dan kondisi tubuh tetap terjaga.

Penyakit yang kerap muncul saat musim hujan adalah flu yang biasanya disertai dengan kepala pusing dan batuk. Kita perlu menjaga daya tahan tubuh seperti dengan makan makanan bernutrisi yang seimbang ditambah dengan buah dan sayur. Lebih baik lagi bila ketika hujan kita memiliki makanan dan minuman yang disajikan dengan hangat. Bila perlu kita bisa mengonsumsi multivitamin terutama yang memiliki vitamin C untuk yang alami bisa dipilih dengan minum jahe hangat atau madu.

Ayo Analisis
Saat musim hujan terjadi, masyarakat yang biasa tinggal di pinggir bantaran sungai sangat rawan terkena bencana banjir. Salah satu cara yang dilakukan adalah memindahkan pemukiman mereka agar jauh dari bantaran sungai. Berikut data rumah baru siap huni untuk korban bencana banjir yang hidup di pinggir bantaran sungai. Data ini diambil pada setiap 2 bulan untuk melihat jumlah rumah yang siap huni.
1. a. Buatlah tabel data masuk dan data keluar berdasarkan data gambar tersebut!
Data MasukData Keluar
11x2+3=5
22x2+3=7
33x2+3=9
44x2+3=11
b. Temukan pola yang ada pada kotak data masuk dan kotak data keluaran!
Data masuk x 2 + 3

2. Siswa kelas 6 menggelar kegiatan bakti sosial untuk anak korban banjir. Setiap anak diberikan peralatan sekolah berupa 2 buku dan 3 pensil. Berapa banyak peralatan sekolah yang diberikan jika terdapat 45 anak korban banjir?
Buku = 2 x 45 = 90
Pensil = 3 x 45 = 135

Gambarkan data peralatan sekolah yang diberikan untuk 5 orang anak di peta grid berikut ini!
3. Perhatikan tabel berikut!
MasukanKeluaran
12
23
35
47
511
613

Gambarkan data tersebut pada peta grid!
Pola yang dibentuk adalah data masuk + 1

No comments for "Kelas 6, Tema 8, Subtema 2, Pembelajaran 3"